Asal usul sejarah olahraga sepak bola secara lengkap

Passing sepak bola

Passing sepak bola

Awal mula permainan sepak bola – Sepak bola secara umum adalah salah satu bentuk olah raga yang dilakukan oleh 11 orang dalam satu tim dengan menggunakan media bola untuk ditendang dan dimasukkan ke gawan lawan. Seperti yang kita ketahui bersama, dalam sepak bola terdapat beberapa komponen yang digunakan untuk bermain diantara yaitu bola, jumlah pemain, wasit atau pengadil lapangan, lapangan, pelatih, dan juga penonton yang hadir di stadion.

Ada beberapa sumber berbeda tentang nama yang menjadi pelopor olahraga ini, karena ada catatan bahwa Cicero pernah mengatakan tentang kasus seseorang yang tewas karena bola yang ditendang saat ia sedang bercukur di sebuah salon. Hal ini diperkuat dengan fakta bahwa masyarakat Roma pada masa itu sudah memiliki bola yang diisi dengan udara bernama follis. Permainan yang disebut Episkyros ini juga pernah disebut oleh seorang teologis kristen, Clement of Alexandria.

Sumber yang lain menyatakan bahwa yang menjadi awal mula adanya olahraga sepak bola adalah permainan dari Tiongkok yang bernama Cuju, dan Cuju memiliki bukti saintifik yang dapat dipertanggungjawabkan. Bukti ini tertulis pada sebuah manual militer pasukan Tiongkok yang disatukan oleh Zhan Guo Ce pada 3 hingga 1 sebelum masehi. Permainan ini melibatkan sebuah bola kulit yang harus ditendang hingga masuk ke dalam sebuah lubang kecil yang digantung 3 meter di atas tanah. Permainan ini kemudian menyebar ke Korea dengan nama Chuk-guk dan ke Jepang dengan nama Kemari.

Sepanjang sejarah manusia, ditemukan beberapa referensi tentang permainan bola dari masa lalu, seperti misalnya pada tahun 1586 dimana seorang awak kapal bernama John Davis bermain sebuah permainan yang mirip sepak bola bersama orang-orang Inuit di Greenland. Pada tahun 1610, William Strachey yang merupakan seorang kolonis di Jamestown Virginia mencatat adanya permainan yang disebut Pahsaheman oleh suku Amerika asli. Di Australia juga terdapat permainan dimana orang-orang harus menendang bola dan menangkapnya yang disebut Marn Grook. Selandia Baru juga memiliki permainan yang disebut Ki-o-rahi yang terdiri dari 7 pemain tiap timnya dan dimainkan pada sebuah lapangan bundar yang dibagi-bagi daerahnya.

Baru pada abad pertengahan olahraga sepak bola mulai menempuh babak baru dimana mulai bertambahnya popularitas pertandingan Shrovetide Football di Eropa terutama Inggris. Bentuk olahraga sepak bola di Inggris ini juga biasa disebut mob football, yang dimainkan antara kota atau desa yang bertetangga dengan jumlah orang yang tak berbatas. Pada abad ke-15, permainan yang diberi nama football muncul di Skotlandia dan dilarang pada tahun 1424 hingga 1906. Ada juga bukti anak-anak muda yang bermain sepak bola pada tahun 1633 di Aberdeen. Larangan bermain sepak bola ini juga dikeluarkan pada tahun 1409 oleh Raja Henry ke-4 di Inggris.

Pada akhir abad ke-15, ada sebuah catatan Latin tentang sepak bola dimainkan di Cawston, Nottinghamshire. Catatan ini adalah deskripsi pertama tentang “permainan tendang-menendang” dan pertama kalinya muncul kata dribbling yang bisa diartikan menggulingkan bola tidak menggunakan tangan, namun kaki.” Pada tahun 1486 juga direferensikan oleh Juliana Berners dalam Book of St Albans dan pada tahun 1580 oleh Philip Sidney tentang gadis-gadis yang bermain sepak bola. Catatan tentang “gol” baru ada pada abad ke-16 dan awal abad ke-17 tepatnya pada tahun 1584 dan 1602 oleh John Norder dan Richard Carew.

Teknik permainan sepak bola

Permainan sepak bola memiliki beberapa teknik dasar yang harus dikuasai oleh para pemain. Teknik-teknik tersebut di antaranya adalah:

Menendang (Kicking)

Teknik menendang merupakan karakteristik permainan sepak bola yang paling dominan. Teknik ini bertujaun untuk memberikan umpan serta menembak bola ke arah gawang lawan. Berdasarkan posisi kaki pada bola, teknik menendang dibedakan menjadi tiga kategori: menendang dengan kaki bagian dalam, menendang dengan kaki bagian luar, dan menendang dengan punggung kaki.

Menghentikan Bola (Stopping)

Menghentikan bola juga termasuk ke dalam teknik dasar permainan sepak bola yang penggunaannya tidak dapat dilepaskan dari teknik menendang. Teknik menghentikan bola ini berguna untuk mengendalikan bola, mengatur tempo permainan, dan memudahkan untuk memberikan umpan pada pemain lainnya. Ada beberapa cara untuk mengendalikan bola, yakni dengan menggunakan punggung kaki, dada, paha, serta kepala jika keadaannya memungkinkan.

Menggiring Bola

Pada dasarnya, teknik menggiring bola hampir sama dengan menendang. Hanya saja, ketika menggiring bola, kaki pemain cenderung lebih pelan dan terarah mengumpan bola pada pemain lainnya. Tujuan menggiring bola adalah untuk mengarahkan bola sesuai sasaran, melawati lawan, dan menghambat laju permainan lawan.

Peraturan permainan sepak bola

FIFA selaku badan pengawas dan pengatur sepak bola seluruh dunia telah mengeluarkan aturan-aturan resmi terkait kompetisi sepak bola. Aturan-aturan tersebut di antaranya adalah:

Peraturan Lapangan Sepak Bola

Pertandingan sepak bola resmi harus diselenggarakan di lapangan rumput hijau yang memiliki panjang 90-120 meter dan lebar 45-90 meter.

Penggunaan Bola

Bola yang digunakan dalam kejuaraan sepak bola resmi harus memiliki ukuran diameter tidak lebih dari 28 inchi atau 70 centimeter dan tidak kurang dari 27 inchi atau 68 centimeter.

Jumlah Pemain Sepak Bola

Permainan sepak bola dimainkan oleh dua tim yang masing-masing timnya beranggotakan sebelas orang pemain yang salah satunya penjaga gawang. Jika di dalam satu tim terdapat kurang dari tujuh pemain, maka permainan sepak bola tidak dapat dilanjutkan. Dalam sebuah pertandingan resmi, tiap tim hanya diizinkan melakukan pergantian pemain sebanyak tiga kali, sedangkan dalam pertandingan persahabatan, pergantian pemain dapat dilakukan sebanyak tujuh kali.

Penggunaan Aksesoris

Aksesoris yang harus dikenakan saat bertanding adalah jersey, koas kaki, sarung tangan, dan pentutp kepala.

Durasi Permainan Sepak Bola

Dalam satu kali pertandingan sepak bole terdiri dari dua babak yang masing-masing babaknya memiliki durasi 45 menit. Jeda pertandingan adalah selama 15 menit. Jika dalam dua kali 45 menit belum ada tim yang dapat dinyatakan menang, maka pertandingan akan dilanjutkan selama 2×15 menit.

Kick-Off

Kick-off dilakukan di awal pertandingan, saat terjadi gol, awal babak kedua, dan awal babak perpanjangan waktu.

Bola Keluar atau Out

Bola dinyatakan out apabila keluar dari garis gawang atau pada kasus tertentu misalnya saat ada pemain yang cedera, wasit meminta bola untuk dikeluarkan dari garis lapangan. Permainan dapat dilanjutkan dengan melakukan lemparan ke dalam atau throw in.

Terciptanya Gol

Gol tercipta ketika bola berhasil masuk ke gawang lawan dan tidak dalam keadaan pelanggaran. Terciptanya gol dapat terjadi dengan dimasukannya bola oleh lawan, penalti, ataupun dengan bol bunuh diri. Skor dari setiap gol yakni 1 dan dianggap sah apabila wasit menyatakn sah.

Offside

Offside terjadi apabila pemain berada di wilayah lawan, tidak ada bek dan hanya berhadapan dengan penjaga gawang.

Tendangan Bebas

Tendangan bebas dapat di area tempat terjadinya pelanggaran dan dapat dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Tendangan bebas secara langsung artinya tendangan tersebut diarahkan langsung ke arah gawang, sedangkan tendangan tidak langsung diarahkan pada pemain lain.

Asal usul sejarah olahraga sepak bola secara lengkap | sejarah | 4.5